Beredar Bumbu Makanan yang Tak Halal Versi MUI, Benarkah ? . Yuk Baca Penjelasannya.

Spread the love

MEDIASALAM.COM, JAKARTA – Pesan berantai yang mencatut Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang bumbu makanan nonhalal telah marak di media sosial sejak Desember 2020.

Pesan yang menyebutkan bumbu masakan, misalnya, Masako, Sasa, Ajinamoto, dan bumbu Indomie Goreng tidak halal karena mengandung daging babi.

 

Berikut pesan tersebar:

“DIPERINGATKAN KPD SELURUH UMAT ISLAM TDK MEMBELI ATAU MENJUAL BUMBU MASAK/MAKANAN YG MENGANDUNG BABI ATAU BARANG HARAM SBGMN DAFTAR DIBAWAH INI:

  1. Masako (positif mengandung babi);
  2. Micin sasa; positif (mengandung babi);
  3. micin ajinomoto positig (mengandung babi);
  4. Indomie goreng bumbunya positif (mengandung babi);

MUI Rilis MUI 10 Desmeber 2020

Tolong DISHARE KE GRUP LAIN ATAU LPD TEMAN2 SEBANYAK MUNGKIN SESAMA MUSLIM SAMBIL BERIBADAH”.

 

Namun, apakah MUI pilihan untuk memberikan pesan tentang daftar makanan yang mengandung babi?

Pesan berantai itu juga tersebar di tahun 2019 dengan menyebutkan merek, misalnya, Ajinamoto, Sasa, Masako dan bumbu Indomie Goreng yang mengandung daging babi.

Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada tahun 2019, telah mengumumkan pesan tersebut sebagai pesan hoaks. LPPOM MUI juga telah menjelaskan bahwa berita tersebut benar-benar palsu.

Kantor tidak pernah menyampaikan pesan. Tapi, tetap saja pesan hoaks itu kembali muncul dan mencatut nama MUI.

(Sumber: Republika.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *