Indonesia Akan Kirim Ratusan Imam Masjid Ke Uni Emirat Arab

Spread the love

JAKARTA – Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan mengirimkan 200 imam masjid untuk mengabdi di Uni Emirat Arab (UEA). Imam masjid asal Indonesia dinilai sudah memenuhi persyaratan yang disyaratkan oleh UEA. Direktur Penerangan Islam Kementerian Agama Juraidi menjelaskan, ketertarikan para imam masjid asal Indonesia di UEA ini tak lepas dari keberhasilan pemenuhan syarat yang ditetapkan pemerintah daerah. Ada kriteria fikih terkait persyaratan menjadi imam masjid.

“Salah satu (kriterianya) adalah yang paling bagus bacaannya. Alhamdulillah kita punya banyak sekali mantan juara MTQ nasional dan internasional. Kita punya banyak qari’,” kata Juraidi dalam pesan tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (10/10/2019). 2).

Dijelaskannya, syarat selanjutnya adalah hafalan, imam masjid asal Indonesia pun memenuhi syarat tersebut. Selain bacaan yang baik dan hafalan yang baik, umat Islam Indonesia juga dikenal memiliki pemahaman fiqh yang moderat. Sehingga mudah menyesuaikan dengan fiqh yang digunakan di negara tujuan.

“Selain itu (para imam masjid dari Indonesia) memiliki pemahaman fiqh yang moderat, para imam kita bisa mengikuti pemahaman fiqh yang berkembang di sana,” ujarnya. Juraidi mencontohkan perbedaan fiqh terkait pembacaan kalimat basmalah dalam shalat. Menurutnya, para imam masjid asal Indonesia bisa menyesuaikan hal tersebut karena memiliki pemahaman jemaah ahlus sunnah wal.

“Karena kita memahami ahlus sunnah wal jama’ah yang mengacu pada pemahaman fiqih empat imam mazhab,” jelasnya. Seperti diketahui, Putra Mahkota UEA secara khusus meminta 200 imam masjid asal Indonesia untuk mengabdi di sana. Pada penyerahan tahap pertama, sebanyak 100 imam telah diseleksi oleh Kementerian Agama dan bersiap mengikuti seleksi dari Pembesar Umum Urusan Islam dan Wakaf UEA.

lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *