Kisah Baim, Bocah Penghafal Al-Quran yang Meninggal Dunia, Hingga Mengigau Lantunkan Al-Quran saat Sakit

Spread the love

Duka mendalam menyelimuti keluarga Muhammad Ibrahim Wafiq, bocah berusia 10 tahun yang meninggal karena sakit. Bocah yang biasa disapa Baim ini jelas seorang penghafal Alquran. Memang, saat terbaring lemas di ruang gawat darurat, Baim terus mengaji. Usai menjalani perawatan di Klinik Pengobatan Angkatan Bersenjata Pusat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Baim juga menghirup napasnya terakhirnya pada Rabu (30/9/2020) pagi. Anak pertama pasangan suami istri Fajar Hasan (34) dan Ika Meinawati (35) itu meninggal sekitar pukul 02.30 WIB.

 

Ika sang ibu menuturkan, Baim mulai sehat sejak sore sebelumnya dan kondisinya terus memburuk hingga dini hari. ” Kondisinya langsung drop mendadak, dua jam setengah 12 sekitar jam 2 (dini hari) sudah meninggal,” kata ibu Baim, Ika. Ika menuturkan, anak sulungnya mengidap tumor berbahaya berdasarkan dari keputusan pihak rumah sakit. “Diagnosa rumah sakit tumor wilms atau tumor ginjal, lalu kemoterapi sesuai hasil diagnosa tetapi perubahan hanya di benjolan pinggang sebelah kiri,”  kata Ika. Video Baim pun viral saat ia melakukan aksi mnegigau sambil mengaji Alquran di ranjang rumah sakit.

 

Abu Umar (27), pendidik ngaji Baim, mengatakan video yang menjadi tenar secara online saat Baim membacakan bait suci Alquran terjadi saat bocah berusia 10 tahun sedang pusing. . “Baim pada saat bacakan itu (seperti di video) dia sedang mengigau,” kata Umar”Jadi kalau memang kita sedang mengingat suatu hal kemudian dikondisi mengigau kita nah itulah yang kita keluarkan karena kita terbiasa,”  kata Umar seperti dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta. . Anak yang duduk di bangku kelas 5 SD ini adalah penghafal Alquran. Hingga saat ini, ia menguaasai juz ke-30 dan telah lulus sejak 2019. “Setahun lalu Baim mengenang juz ke-30 dan sudah lulus, selama tahun ini 2020 sudah memasuki juz ke-29,” ujarnya.

 

Kemungkinan yang beredar di internet melalui media sosial, lanjut Umar, adalah pembacaan awal Al-Quran Surat Al-Mulk dari 29 juz yang diingat Baim. “Itu (bacaan di video yang viral) surah Al-Mulk, untuk hafalan dia itu sudah sampai Al-Haqqah tiga surah di juz 29,” jelas Umar. Menurut Umar, Baim adalah individu yang berkembang. Sejujurnya, Baim mengakui bahwa dia benar-benar mengakui ujian berat yang dialaminya. . “Pas kemarin ketemu yang kondisi dia udah sakit nah itu dia bilang dia ikhlas nerima itu semua,” ungkapnya. Bahkan, kedua orangtuanya juga dipesan oleh Baim agar tetap tegar dan kuat memghadapi ujian putra pertamanya menderita sakit parah. “Dia bilang ke orang tuanya ‘ayah dan ibu, Baim sudah ikhlas, ayah dan ibu juga harus ikhlas dan kuat.’ Malah dia yang menguatkan ayah dan ibunya,” kata Umar. Baim rutin membaca salawat, dzikir dan takbir meski kondisi tubuhnya lemas di ranjang poliklinik gawat darurat. “Iya sering katanya, enggak cuma itu saja dia sering solawatan, zikir,” ujarnya. Baim menangis di Klinik Pengobatan Angkatan Bersenjata Fokal Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta sekitar pukul 02.30 WIB.

 

Jenazah Baim dibawa dari RSPAD Gatot Soebroto ke rumah duka di Jalan Raya Seroja, Kota Harapan Jaya, Kawasan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Mengamati TribunJakarta.com di rumah duka, keluarga dan pengunjung yang berduka menyampaikan simpati atas meninggalnya bocah penghafal Alquran tersebut. Sekitar pukul 11.30 WIB, keluarga dan tetangganya membawa tempat peristirahatan terakhir yang berisi jenazah Baim ke ruang musholla yang dekat dengan Kediman untuk proses sholat jenazah. Pembacaan penghafal al quran berkumandang mengiringi kepergian seorang anak berusia 10 tahun yang bercita-cita tentang hafidz Alquran. Usai sholat jenazah , keluarga membawa Baim ke pemakaman keluarga tak jauh dari rumah duka. Tangisan langsung pecah saat tubuh Baim mulai ditutup. Selain itu, orangtua Fajar Primandina Hasan (34) dan Ika Meinawati (35).

Lihat artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *